Shaman King Complete Edition (Jilid 1 & 2)

Shaman King Complete Edition (Jilid 1 & 2)

Manga oleh Hiroyuki Takei, diterbitkan pertama kali tahun 2020 di Jepang oleh Kodansha Ltd. dengan judul Shaman King. Edisi Indonesia oleh PT Elex Media Komputindo dibawah lisensi Kodansha Ltd. diterbitkan pertama kali pada tahun 2021 dengan judul Shaman King Complete Edition.

Dulu, ketika masih sekolah, saya menemukan komik (manga) Shaman King, salah satu jilid saja, di sebuah bazar buku dan menyukai gaya gambarnya. Sayang waktu itu saya masih pemula dalam hobi komik jadi tidak begitu mendalami. Bulan Oktober tahun lalu (2021) saya kembali menemukan manga Shaman King ketika berkunjung ke toko buku. Saya sangat senang karena Shaman King kembali diterbitkan dari awal di Indonesia.

Gambar: mantel buku depan manga “Shaman King Complete Edition” jilid 1 dan 2 edisi Indonesia

Perbedaan edisi cetak manga Shaman King Complete Edition dan Shaman King lama, selain judul, adalah ukuran bukunya, Shaman King Complete Edition lebih besar dan tebal, kita mulai tilik dari kovernya.

Kover manga Shaman King Complete Edition disertai dengan mantel buku (dust jacket) yang sangat bagus dengan tema ilustrasi berbeda dengan kover asli. Pada sisi mantel buku yang melipat ke dalam juga disertai kutipan kata-kata Yoh Asakura (tokoh utama), saya suka ini.

Gambar: mantel buku (dust jacket) dan kover manga Shaman King Complete Edition jilid 2

Perbedaan ilustrasi dan materi yang berbeda antara mantel dan kover buku, pada manga Shaman King Complete Edition, bukan sekadar estetika tapi karena jilid ini adalah versi gabungan dua jilid edisi sebelumnya (judul: Shaman King [saja]). Kedua edisi ini memang ada perbedaan dari versi asli di Jepang, yakni perpindahan hak cipta dari penerbit Shueisha ke penerbit Kodansha. Akhir cerita manga ini juga diubah karena beberapa hal (mis. penggemar tidak puas) sehingga perlu diterbitkan ulang dengan beberapa perbaikan. Maka di Indonesia pun penerbitnya berbeda untuk dua edisi ini: Shaman King (lama) oleh M&C; Shaman King Complete Edition (baru) oleh Elex Media Komputindo (meski dua penerbit ini sama-sama di bawah Kelompok Gramedia).

Gambar: mantel buku belakang manga “Shaman King Complete Edition” jilid 1 dan 2 edisi Indonesia

Uraian-singkat/blurb (iklan pada kulit sampul buku; tulisan di bagian belakang buku) pada manga Shaman King Complete Edition juga berbeda antara jaket dan kover buku. Hal ini terjadi untuk menunjukkan kalau buku ini merupakan gabungan dua jilid buku yang pernah ada sebelumnya. Misal untuk Shaman King Complete Edition jilid 1, uraian singkat pada jaket buku adalah untuk jilid 1 edisi lama; dan uraian singkat pada kover buku adalah untuk jilid 2 edisi lama.

Mungkin ini agak rumit, tapi semoga bisa Anda pahami dengan baik. Saya menemukan istilah bunkobon di Wikipedia untuk menyebut karya baru yang pernah diterbitkan dalam bentuk tankobon. Tankobon sendiri juga bisa digunakan untuk menyebut satu jilid koleksi manga yang pernah diterbitkan sebelumnya dalam majalah atau surat kabar.

Jika Anda punya masukan yang lebih tepat, apakah ini termasuk dua jilid manga tankobon digabung menjadi satu jilid bunkobon atau tidak, mohon sampaikan di kolom komentar. Hal ini juga beberapa kali terjadi pada manga lain, jadi seharusnya ada istilah sendiri, apalagi Jepang biasanya selalu punya.

Gambar: halaman berwarna dalam manga “Shaman King Complete Edition” jilid 1

Manga “Shaman King Complete Edition” jilid 1 diawali dengan halaman berwarna yang keren. Hal ini bisa membawa pembaca untuk mulai berimajinasi dengan baik karena bisa membayangkan bagaimana rupa sebenarnya dari karakter dan latar tempatnya sebelum beralih ke versi hitam-putih.

Gaya seni dalam ilustrasi berwarna manga ini sangat bagus, seperti yang saya inginkan dan sukai. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat halaman berwarna ketika mulai membaca sebuah manga, apalagi dalam edisi Indonesia masih belum semuanya (tiap judul).

Gambar: halaman hitam-putih dalam manga “Shaman King Complete Edition”

Saya belum pernah mengikuti Shaman King sebelumnya, baik manga maupun anime, sehingga ini pengelaman pertama saya. Mungkin karena sudah cukup lama ketika era jaya Shaman King dan sudah tertimpa banyak pendatang baru maka saya enggan mengikuti. Sekarang, ketika muncul lagi dengan versi terbaru, saya tertarik untuk mengikuti karena saya suka gaya gambarnya.

Gambar: ilustrasi tampak dekat manga “Shaman King Complete Edition” edisi Indonesia
Gambar: salah satu halaman manga “Shaman King Complete Edition” yang menampilkan latar belakang dan adegan aksi

Sepertinya saya suka semua hal dari manga Shaman King Complete Edition ini, mulai dari desain karakter yang beragam sampai goresan pada gaya gambar, sehingga bisa dikatakan kalau ini adalah salah satu manga favorit saya. Mungkin saya akan meniru manga ini, menjadikan referensi, lalu mengembangkannya dalam karya komik. Ilustrasi latar sangat baik dan terasa cocok dengan desain karakter. Penyampaian cerita dalam ekspresi dan sikap (gesture) karakter juga sangat pas sehingga nyaman diikuti, mis. adegan aksi seperti gambar di atas.

Gambar: halaman pengenalan karakter dalam manga “Shaman King Complete Edition” jilid 2

Pada jilid kedua manga ini disertakan halaman pengenalan karakter/tokoh yang memudahkan pembaca mengingat kembali karakter yang telah muncul dalam jilid pertama. Di sini, selain ilustrasi tokoh dan nama (tentu saja), juga ada keterangan ringkas tentang siapa atau apa peran tokoh tersebut. Bagian ini penting karena saya sendiri sering membuka ingin tahu siapa nama lengkap si karakter maupun perannya. Ditambahkan juga ringkasan cerita sebelumnya supaya pembaca dapat mengingat kembali kejadian pada jilid pertama sebelum mengikuti jalan cerita dalam jilid kedua ini.

Gambar: halaman daftar isi kedua dalam manga “Shaman King Complete Edition” jilid 1

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, karena 1 jilid manga ini merupakan gabungan 2 jilid terdahulu maka ada daftar isi kedua di tengah buku, menunjukkan kalau itu merupakan batasnya. Pada jilid 1 ada angka “2” di daftar isi kedua, berbeda dengan daftar isi pada jilid ke-2 yang tidak lagi mencantumkan angka (tidak ada angka “3” di daftar isi pertama; tidak ada angka “4” di daftar isi kedua) yang menunjukkan jilid ke-berapa manga ini sesuai terbitan terdahulu.

Gambar: halaman daftar isi kedua dalam manga “Shaman King Complete Edition” jilid 2

Saya tidak tahu apakah ini (pemberian angka) sengaja dilakukan hanya pada jilid 1 sebagai tuntunan (penuntun) kepada pembaca atau sebuah kesalahan. Karena saya pikir memang akan aneh ketika ada angka “3” & “4” di dalam jilid (volume) ke-2, apalagi ketika semakin jauh, mis. jilid 9 angka itu bisa jadi sudah sampai 18 & 19.

Gambar: halaman ilustrasi karakter berwarna di tengah buku manga “Shaman King Complete Edition” edisi Indonesia jilid 2

Apabila penerbit berubah pikiran, itu masuk akal juga karena setelah halaman daftar isi ini ada halaman berwarna lagi untuk ilustrasi karakter (bonus?) dan komik (isi) layaknya awal sebuah buku manga pada umumnya. Jadi, di dalam jilid kedua ada dua kali halaman berwarna, berbeda dengan jilid pertama yang bagian ilustrasi & komik awal kedua dicetak monokrom, padahal, sepertinya, aslinya berwarna.

Gambar: halaman ilustrasi karakter monokrom di tengah buku manga “Shaman King Complete Edition” edisi Indonesia jilid 1

Shaman King sendiri bercerita tentang Yoh Asakura (tokoh utama) sebagai shaman (dukun) muda yang bercita-cita menjadi Raja Shaman, yang merupakan pemimpin shaman di seluruh dunia. Raja Shaman muncul atau terjadi setiap 500 tahun sekali. Tentu saja tidak mudah untuk menjadi Raja Shaman, ada banyak syarat yang harus dipenuhi dan dilalui, ada banyak pesaing dari seluruh penjuru dunia.

Gambar: halaman komik berwarna di tengah buku manga “Shaman King Complete Edition” edisi Indonesia jilid ke-2

Dalam cerita ini disebutkan bahwa hampir setiap negara/ras/suku pasti memiliki shaman atau dukun. Saya setuju dengan konsep ini karena sebagian besar kebudayaan di seluruh muka bumi punya kepercayaan/mistik/spiritual yang mirip meski ritual dan perlengkapannya berbeda-beda, begitu pula di Indonesia. Mungkin akan kita bahas lebih lanjut pada pos berikutnya (Shaman King Complete Edition jilid 3 & 4), sekarang saya banyak membicarakan tampilan manga ini saja di pos ini.

Gambar: ilustrasi desain dan informasi karakter yang disisipkan di antara bab

Sering sebagai pengisi kekosongan, jeda antar-bab diisi dengan desain dan informasi karakter (character file). Meski begitu bagian ini sering disukai pembaca karena dapat mengetahui tambahan informasi seorang tokoh dan desain visualnya secara menyeluruh (full body). Apalagi, biasanya, karakter yang ditampilkan di sini bukanlah tokoh utama tapi memiliki peran penting atau setidaknya baru muncul. Pembaca biasanya penasaran dengan tokoh baru atau yang menarik mereka, sehingga ide character file ini seperti layanan “apa yang pembaca inginkan” maka tentu saja pembaca akan senang ketika mendapatkan.

Gambar: ilustrasi desain dan informasi karakter yang disisipkan di akhir buku manga “Shaman King Complete Edition” jilid 2

Character file di akhir bab jilid kedua menampilkan karakter hewan-hewan yang bisa bergabung menjadi senjata, Hiroyuki Takei (mangaka/komikus-nya) menyertakan sketsa ilustrasi detail senjata tersebut. Hal ini dapat membantu pembaca karena ketika di dalam cerita (isi manga) mereka tampil mengikuti jalan cerita, sulit untuk melihat mereka secara detail.

Gambar: efek suara (SFX) dalam manga “Shaman King Complete Edition” edisi Indonesia

Sekali lagi, saya suka dengan ide efek suara (SFX / sound effect) mempertahankan versi Jepang (asli) karena itu bagian dari karya sang pembuat manga. Jangan khawatir jika tidak bisa membaca huruf Jepang karena ada terjemahan kecil di dekat SFX terkait. Lagi pula hal ini menambah rasa menikmati manga daripada jika diganti versi alfabet yang sering kali dibuat seadanya (feel-nya kurang).

Gambar: manga “Shaman King Complete Edition” edisi Indonesia jilid 1 & 2 tampak samping

Begitulah mengenai manga Shaman King Complete Edition jilid 1 & 2 edisi Indonesia, yang tebal, bermantel, ada halaman berwarna, dan kertas berkualitas. Ini masuk komik favorit saya!

Omong-omong, tulisan ini sudah saya mulai sejak lama, bahkan beberapa bulan yang lalu, tapi baru selesai hari ini karena banyak hal terjadi. Linimasa singkatnya adalah saya justru semakin sibuk pasca-resign dari sebuah perusahaan animasi pada bulan Februari, kesibukan saya adalah “membuat komik!” (Yeah!)

Sekarang saya fokus membuat komik pribadi dan komik komisi sebagai penghasilan untuk memenuhi biaya hidup. Tidak mudah, saya masih besar pasak daripada tiang, namun saya merasa lebih hidup dan tidak stres oleh tekanan pekerjaan karena apa yang saya kerjakan kali ini adalah pilihan jalan hidup saya selama ini, yang tidak pernah bisa saya tinggalkan: komik.

Saya berusaha membagi waktu setiap bulan antara mengerjakan komisi komik, karya komik sendiri (termasuk mencari peluang terbit daring/luring), membaca komik, dan menulis blog komik ini. Belum termasuk mengobrol tentang komik bersama kawan yang bisa terjadi kapan saja. Ada pula kegiatan di luar komik, seperti sosial/gereja dan olahraga.

Sekian pos kali ini, semoga Anda sehat dan bahagia selalu dalam menjalani hidup. Sampai jumpa!

Tinggalkan komentar