Koel: Manusia Pertama

Koel: Manusia Pertama

Buku komik Koel edisi Manusia Pertama dikarang oleh Kurnia Harta Winata. Diterbitkan pertama kali secara mandiri oleh dia sendiri pada September 2019 di daerah Mergangsan, kota Yogyakarta, DI Yogyakarta. Bisa dibilang ini adalah komik indie (independen). Judul lengkap buku komik ini adalah “Koel: Manusia Pertama dan Komik-komik Pendek Lainnya”.

Gambar: kover depan buku komik “Koel: Manusia Pertama”.

Waktu itu saya membuka Facebook sambil istirahat, tidak bermaksud lama –seperti biasanya,- ketika kemudian saya mendapati status Kurnia Harta Winata sedang menjual komik terbaru, Koel: Manusia Pertama itu. Komik Koel sudah saya ketahui sejak dulu ketika saya tinggal di Jogja (Yogyakarta/DI Yogyakarta), begitu pula komikusnya. Meskipun tidak begitu akrab dan bertualang bersama tapi kami saling kenal, saya memanggilnya Mas Kurnia. Jadi, ketika itu saya langsung tertarik untuk membeli komiknya, karena sebenarnya saya sudah lama ingin mengoleksi karya Mas Kurnia. Saya klik tautan yang disematkan dan mengarah ke situs belanja daring, Tokopedia.

Ternyata Mas Kurnia punya toko daring sendiri (tentu saja, sebenarnya tidak kaget) dan menjual karyanya di sana. Selain “Koel: Manusia Pertama” juga ada banyak komik lainnya. Saya pun segera membeli bersama komik “Yesus & Aku”. Tak lupa saya beri catatan pembelian bahwa saya minta sekaligus ditandatangani Mas Kurnia. Beberapa hari kemudian kiriman tiba melalui jasa kurir. Saya pun memberikan ulasan dan rating di Tokopedia, seperti biasa saya lakukan (mendukung kerja keras mereka dan wujud terima kasih).

Gambar: isi komik Manusia Pertama.

Awalnya saya kira komik ini merupakan cerita panjang setebal jumlah halaman buku ini tentang Manusia Pertama semuanya. Ternyata tidak, saya pun tidak kaget karena memang seperti itulah komik Koel yang saya tahu.

Komik Koel memang bercerita pendek yang selesai dalam beberapa halaman dan tidak bersambung. Mungkin bisa disebut komik strip tapi tidak terpaku jumlah panel konsisten, misalnya 4 panel.

Gambar: komik Spesial Kemerdekaan dalam buku komik “Koel: Manusia Pertama”.

Buku komik “Koel: Manusia Pertama” berisi beberapa cerita yang masing-masing judulnya bahkan sudah ditulis di kover belakang, yaitu:

  1. Manusia Pertama
  2. Dosa Asal
  3. Spesial Kemerdekaan
  4. Memahami Gajah
  5. Hujan Bulan Mei
  6. Pocong
  7. Dua Tuhan Dua Semesta
  8. Sales Agama
  9. Masalah Pelik
  10. Hitam Putih
  11. Bor Mari Ngebor
  12. Tutorial Menarik Lawan Jenis
  13. Tips Instan Ngomik Kilat
  14. Pencuri Hati
  15. Kupu-kupu dalam Perut.
Gambar: komik Tips Instan Ngomik Kilat dalam buku komik “Koel: Manusia Pertama”.

Mas Kurnia juga berbagi cara membuat komik melalui komik berjudul “Tips Instan Ngomik Kilat” yang dibuat secara instan dan dijelaskan secara kilat. Ia sampaikan sendiri di catatan kaki di dalam buku bahwa komik ini dibuat dalam rangka 24 Comic Day (membuat 24 halaman komik dalam waktu 24 jam). Benar-benar instan dan kilat, bukan?

Omong-omong, di dalam, komik ini memakai judul “Cara Instan Ngomik Kilat” alih-alih memakai kata “tips” yang tercantum di daftar isi. Yah, mungkin tidak masalah karena memiliki makna yang sama.

Gambar: kover belakang buku komik “Koel: Masnusia Pertama”.

Demikianlah, sampai jumpa lain waktu. Tetap semangat buat Mas Kurnia dan kawan-kawan komikus yang sedang berjuang, terutama yang indie, berdiri sendiri.

Oh, satu jam lagi saya harus mengikuti ibadah daring melalui siaran langsung Youtube. Bye!

Tinggalkan komentar