Blue Phobia

Blue Phobia

Karya Eri Tsuruyoshi, diterbitkan pertama kali oleh Shueisha Inc. pada tahun 2017 di Tokyo, Jepang. Kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh M&C (PT Gramedia Pustaka Utama) pada tahun 2019.

Gambar: komik Blue Phobia volume 1 dan 2.

Saya membeli komik ini karena sangat suka warna biru. Saat itu juga saya jadi ingin mengoleksi buku atau komik yang memiliki judul “biru”/”blue” atau bermakna sama. Selama ini saya memang selalu memilih barang apapun yang akan saya miliki berwarna biru, misalnya ketika membeli di toko.

Gambar: ilustrasi dalam manga Blue Phobia volume 1.

Ketika mendapati judul manga Blue Phobia ini, saya mengira akan bercerita tentang seseorang yang memiliki kebiasaan menyukai warna biru dengan sangat. Kemudian saya baru ingat kalau fobia (phobia) sendiri memiliki makna ketakutan terhadap sesuatu. Jadi dari awal memang anggapan saya sudah salah, maaf untuk itu.

Secara umum dalam komik ini memang warna biru menjadi sesuatu yang menakutkan, namum dalam bentuk sebuah penyakit unik yang memang dengan jelas mengubah seseorang menjadi berwarna biru. Jika tidak berbahaya apalagi menyebabkan kematian, tentu saya akan sangat senang jika berubah seperti itu.

Gambar: salah satu adegan menyeramkan dalam manga Blue Phobia.

Harapan saya sepertinya harus dipertimbangkan ulang, karena dalam komik ini “penyakit biru” memang sangat berbahaya. Terlebih lagi penyakit ini masih dalam penelitian yang sangat mengerikan.

Saya sangat menikmati membaca komik ini, alurnya pelan tapi sangat menegangkan. Blue Phobia memiliki konsep yang sangat brilian, saya tidak sabar ketika membacanya dan ingin terus mengikuti. Manga ini sangat serius karena menyangkut nyawa banyak orang bahkan masa depan umat manusia. Saya sudah membayangkan bagaimana masalah bisa berbuntut panjang dan rumit.

Gambar: salah satu ilustrasi dalam manga Blue Phobia volume 2.

Ketika selesai membaca buku kedua, saya merasa cerita ini selesai. Tapi rasanya itu baru permulaan, bahwa akan ada lagi kisah yang lebih besar dan seru. Lalu saya penasaran, sebenarnya ada berapa jilid manga ini. Setelah saya cek di situs mangaupdate.com ternyata hanya ada dua jilid. itu artinya memang sudah selesai, padahal masih bisa dilanjutkan. Hmmm… Ya, sudahlah.

Gambar: sampul belakang manga Blue Phobia volume 1 dan 2.

Sekian tulisan saya kali ini, selanjutnya mungkin akan ada beberapa judul komik yang mengandung kata “biru” di sini. Saya tidak sabar membaca dan membaginya. Sampai jumpa!

Tinggalkan komentar