Shiranui’s Horror Stories

Shiranui’s Horror Stories

Judul asli komik (manga) ini adalah Shiranui Kitanroku ketika diterbitkan pertama kali oleh Hakusensha Inc. pada tahun 2013 di Tokyo, Jepang. Kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia pada tahun 2016 oleh PT Gramedia Pustaka Utama – M&C dengan judul Shiranui’s Horror Stories. Mangaka atau komikusnya adalah Kaoru Inai.

Minggu lalu teman serumah saya membaca komik ini sebelum nonton pertandingan sepakbola. Saya sedikit penasaran setelah membaca sinopsis di sampul belakang, berikut tulisan itu:

“Cerita Misterius” adalah cerita aneh yang kejadiannya tak bisa dijelaskan secara logis.

Seorang lelaki misterius bernama Shiranui berkelana untuk meneliti legenda kisah-kisah yang tak bisa dijelaskan dengan akal sehat.

Saat ia mulai bercerita, kejadian aneh pun mulai datang menghantui…

Lalu ada tambahan yang menakutkan seperti tempelan kertas note:

PERINGATAN:

Mungkin sosok kejadian akan segera muncul menghampirimu. Kalau kamu merasakan ada sesuatu di belakangmu ketika selesai membaca buku ini, disarankan untuk tidak coba-coba menoleh.

Malam itu saya membaca beberapa halaman dengan sangat hati-hati setiap membalik lembaran. Dan saya langsung kaget ketakutan pada satu kemunculan “sosok” di cerita pertama.

Secara ilustrasi “sosok” dalam komik ini memang tidak dibuat dengan sangat menyeramkan, tetapi dari segi cerita sangat mampu menumbuhkan ketakutan. Saya memang bukan orang pemberani dalam hal ini, saya selalu menjauhi cerita horor terutama visualnya.

Komik ini hanya ada satu buku, saya belum tahu apakah ada lanjutannya atau tidak, yang jelas tidak bersambung. Di dalam ada beberapa cerita yang tidak saling tersambung juga, bisa disebut manga one-shoot.

Saya membutuhkan waktu seminggu untuk (akhirnya) menyelesaikan membaca komik ini. Karena setiap adegan puncak bahaya, saya tidak berani membuka halaman selanjutnya, seperti terlihat pada gambar di atas. Saya membutuhkan keberadaan orang lain untuk melakukan itu.

Inai-sensei menyampaikan kalau ia juga penakut, tetapi justru itulah manga ini ada, yang dibuat dalam waktu satu tahun. Karena itu pula lah cerita yang disampaikan sangat mengusik ketakutan saya. Inilah komik menakutkan yang lahir dari ketakutan seseorang, tentang apa yang ditakutkan, bagaimana dan di mana.

Bagi beberapa orang mungkin komik ini memang tidak menakutkan, banyak komik dan cerita lain yang jauh lebih menakutkan. Terlepas dari semua ini dan itu, saya sangat menghargai Inai-sensei karena telah berhasil mengekspresikan ketakutannya menjadi karya. Saya menjadi terpikir kembali tentang bagaimana memanfaatkan kelemahan untuk melakukan hal yang positif dan bukan terus menyembunyikan.

Sepertinya saya tidak punya koleksi komik horor, kapan-kapan saya pastikan. Dahulu sempat dapat komik horor ketika ada bazar buku, namun tidak pernah saya baca. Kemudian komik itu saya bakar pada suatu hari karena keberadaanya sangat mengganggu. Itu adalah satu-satunya komik yang saya bakar, saya tidak akan melakukannya lagi.

Sekian, terima kasih sudah membaca.

Sampai jumpa.

Tinggalkan komentar