Crayon (Jilid 10, 11, 12, 15) Terbitan Rajawali Grafiti

Crayon (Jilid 10, 11, 12, 15) Terbitan Rajawali Grafiti

Judul lengkap komik yang diterbitkan Rajawali Grafiti ini adalah Crayon, The trouble maker kid. Tidak ada nama pengarang dan tahun terbit, tidak ada Katalog Dalam Terbitan (KDT). Saya sudah pernah membahas tentang penerbit Rajawali Grafiti di pos sebelumnya, dalam pembahasan Dragon Ball II (di sini), jadi saya tidak akan menjelaskan lagi, intinya Rajawali Grafiti ini diduga menerbitkan manga secara ilegal pada era 90-an.

Gambar: kover depan komik Crayon jilid 10, 11, 12, dan 15 terbitan Rajawali Grafiti

Sudah tidak diragukan lagi, versi asli komik ini berjudul Crayon Shinchan karya Yoshito Usui. Tidak ada yang lain lagi, kalau Anda tahu komik Crayon Shinchan, ya, Crayon Shinchan yang itu. Penerbit Rajawali Grafiti memang menerjemahkan manga populer dengan mangubah judul, nama tokoh, bahkan desain karakter. Itu informasi yang saya dapat dari mesin pencari, dan sudah saya buktikan sendiri dengan membeli beberapa komiknya.

Setelah jilid 50, ada komik New Crayon Shinchan yang dibuat oleh kelompok Usui karena komikus Yoshito Usui meninggal dunia (2009). Saya sengaja membeli jilid ke-50 karena mengetahui informasi tersebut pada tahun 2013 di Yogyakarta.

Gambar: komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Ukuran komik ini cukup besar (14.5 x 20 cm), tapi versi terjemahan resmi di Indonesia yang diterbitkan Elex Media Komputindo pun juga tidak kalah besar (14 x 21 cm). Saya bilang besar di sini karena kebanyakan manga terjemahan di Indonesia berukuran lebih kecil, biasanya 11.3 x 17.1 cm, meski pun belakangan mulai ada beberapa manga dengan ukuran 12.1 x 18 cm.

Gambar: dust jacket dan kover komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Komik ini diawali dengan kalimat pengantar yang menggambarkan latar belakang: Crayon berumur 5 tahun. Seperti anak seusianya, dia nakal. Tapi kenakalannya sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya. Tingkah lakunya yang konyol, membuat dia dijuluki The Trouble Maker Kid. Bahkan keluarganya merasa diteror oleh kenakalan Crayon itu. (Dikutip dari dust jacket komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti)

Dust jacket membuat komik ini terasa lebih berharga karena keberadaannya benar-benar berfungsi melindungi buku, membuat kover asli masih bersih dan baik.

Gambar: halaman daftar isi komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Pada halaman daftar isi ada ilustrasi Crayon dengan aksinya yang lucu. Desain sederhana seperti ini bagus untuk pembaca karena tidak memakan ruang jeda terlalu banyak. Selain itu keberadaan tokoh utama dengan aksinya yang menarik dapat membuat pembaca merasa sayang, akan membekas dalam benak lalu suatu saat jika ada sesuatu yang berhubungan maka akan tertarik juga (mis. merchandise). Daftar isi setiap judul bab komik di sini sebenarnya terasa formal/kaku, termasuk pemilihan gaya huruf, tapi saya tidak terlalu mempermasalahkan.

Gambar: ilustrasi khusus dalam komik Crayon jilid 11 terbitan Rajawali Grafiti

Sebelum cerita dimulai, beberapa komik Crayon menyajikan ilustrasi unik yang dengan gaya gambar yang berbeda dengan isi. Saya pikir ini bagian sepesial, mungkin dalam versi asli dicetak berwarna. Hal seperti ini juga baik untuk pembaca, kita semua suka bonus dan sesuatu yang spesial, kan?

Saya tidak bisa membahas bagaimana cerita komik Crayon karena setiap bab memiliki cerita yang berbeda. Saya akan membagikan pengalaman ketika membaca komik ini, menyampaikan apa saja yang saya temukan, dan mungkin saya akan mencoba menjelaskan tema besar atau konsep yang sering dipakai dalam setiap cerita.

Gambar: contoh halaman komik Crayon jilid 10 terbitan Rajawali Grafiti

Begitu mulai membaca komik Crayon, saya tertawa terbahak-bahak di beberapa bagian. Ditambah pemilihan kata yang sarkasme ala penerbit Rajawali Grafiti membuatnya semakin mantap. Mungkin untuk saat ini kata-kata itu tidak akan dipilih oleh penerbit.

Jilid/volume 11 awalnya saya kira angka 77. Suatu malam saya tidak sengaja melihat riwayat pembelian di aplikasi belanja daring, di sana tertulis Crayon vol. 11. Lalu saya periksa kembali komik ini, apakah ada angka 11 di bagian lain yang lebih jelas, ternyata ada di bagian samping.

Gambar: contoh halaman komik Crayon jilid 11 terbitan Rajawali Grafiti

Saya dan teman serumah sempat membahas isi komik Crayon vol. 11, karena kami kira vol. 77 maka teman saya bilang seharusnya Crayon sudah punya adik, tapi dalam komik ini belum. Kami pun sempat menyimpulkan kalau penerbit Rajawali Grafiti mungkin mengacak urutan bab dan/atau volume komik. Setelah mengetahui sebenarnya adalah jilid 11, saya segera menyampaikan kepada teman saya tersebut.

Gambar: contoh halaman komik Crayon jilid 12 terbitan Rajawali Grafiti

Tokoh Crayon memang sangat menyebalkan, tidak terbayang akan seperti apa jika tingkah lakunya terjadi di dunia nyata, apalagi di Indonesia. Tapi hal ini sangat menarik dan memuaskan bagi pembaca. Sosoknya yang masih anak kecil bisa dimaklumi jika bertingkah konyol, terkadang memang polos tapi banyak kasus seolah dia mewakili perasaan orang dewasa yang terpendam dalam menanggapi sesuatu.

Gambar: contoh halaman komik Crayon jilid 15 terbitan Rajawali Grafiti

Komik Crayon memiliki percakapan yang sangat banyak, bahkan ukuran balon kata bisa dominan dalam sebuah panel. Komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti memakai format kiri ke kanan, kemungkinan besar di-mirror dari versi aslinya (kanan ke kiri). Ukuran dan bentuk panel cenderung konstan, kotak atau persegi panjang. Dalam satu halaman komik bisa memuat 10 panel lebih, ditambah kalimat yang panjang maka membaca komik ini membuat saya memakai waktu lebih banyak.

Gambar: ilustrasi bonus dalam salah satu jilid komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Pada jeda antar bab terkadang ada bonus ilustrasi berupa potongan panel dari cerita lain. Ini hanya dugaan saya, kemungkinan penerbit mengambil sendiri potongan itu secara acak (yang dianggap menarik). Untuk memastikan hal tersebut saya perlu membandingkan dengan yang versi asli/resmi (terbitan Elex Media Komputindo), akan saya lakukan ketika sudah memiliki. Yang lebih penting, hal ini cukup baik bagi pembaca untuk memberi ruang bernapas setelah tertawa terus-terusan.

Gambar: halaman iklan dalam salah satu jilid komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Selain potongan panel dari bab lain komik Crayon sendiri, terkadang juga ada iklan komik lain yang juga diterbitkan Rajawali Grafiti. Dibandingkan dengan Dragon Ball II yang sudah saya baca sebelumnya, yang menampilkan sangat banyak iklan, di sini sangat jarang. Selain itu, ukuran iklannya juga tidak memenuhi satu halaman penuh, melainkan berukuran lebih kecil (mungkin diperkecil, entah kenapa).

Gambar: contoh ilustrasi tampak dekat isi komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Gambar di atas sengaja saya ambil untuk menunjukkan ilustrasi lebih detail tentang tema komik Crayon yang bertema dewasa. Crayon memang berusia 5 tahun, tapi pikirannya sering kali jauh di atasnya. Bedanya dengan orang dewasa, Crayon sering mengungkapkan begitu saja tanpa rasa bersalah maupun sungkan. Uniknya lagi orang-orang di sekitar Crayon sudah bisa menebak ke mana arah pikiran anak ini, terutama orang tuanya.

Gambar: contoh teks tampak dekat isi komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Lihat gambar di atas, itu menunjukkan percakapan panjang yang bahkan hampir memenuhi isi panel seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya. Pada komik cetakan Rajawali Grafiti ini teks ditulis tangan (bukan editing komputer) dengan fon khas mereka sendiri. Bentuk fon terasa berat dan jarak antar huruf sangat mepet sehingga membuatnya sulit dibaca. Salah satu teman saya bahkan enggan membaca komik ini gara-gara hal tersebut. Tapi saya pribadi menghargai kerja keras mereka dan salut atas seniman yang menciptakan fon itu.

Gambar: halaman kontak penerbit Rajawali Grafiti pada halaman terakhir salah satu jilid komik Crayon

Akhirnya saya menemukan informasi tambahan tentang Rajawali Grafiti yang misterius! Pada halaman terakhir komik Crayon jilid 15, mereka membuat surat terbuka kepada pembaca untuk menanyakan berbagai hal tentang komik terbitan Rajawali Grafiti. Mereka memberikan alamat Jl. Jelambar Utama IV No.40 Jakarta 11460 Indonesia untuk pembaca yang ingin mengirimkan surat.

Sekarang saya mencoba mencarinya di Google Maps alamat tersebut, dan inilah yang saya dapatkan.

Gambar: tangkapan layar untuk alamat Jl. Jelambar Utama IV No.40 di Google Street View 2018

Alamat lengkap tersebut dapat ditemukan dengan tepat, tapi tidak ada informasi lain. Dalam mode Street View tampak hanya sebuah bangunan kecil berwarna kusam dan pagar karatan. Tapi masih terlihat ada aktivitas di tempat ini, berdasarkan foto pagar terbuka, ada orang berdiri, dan mobil boks parkir di halaman. Foto ini diambil Google pada tahun 2018, saya mencoba memundurkan paling jauh (tahun 2015) dan terakhir (2019), ternyata kondisinya tetap sama bahkan mobil boks itu selalu terparkir di sana.

Benarkah tempat ini dulunya penerbit Rajawali Grafiti? Lalu jadi tempat apa sekarang? Saya mencoba menggeser ke sebelah bangunan itu, ada gedung tua terbengkalai di sebelah kanan. Sepertinya di daerah ini memang banyak bangunan lama, masuk akal jika memang penerbit Rajawali Grafiti pernah di sini.

Gambar: ilustrasi kecil berbagai macam tingkah tokoh Crayon pada kover komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti

Ada tokoh Crayon dengan bermacam tingkah, pose, kostum, dan lain-lain dengan ukuran kecil berjejer pada kover komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti. Gambar ini sangat menarik karena tidak sama di setiap jilidnya. Sebuah konsep unik untuk membuat pembaca semakin menyukai karakter Crayon yang lucu (meski sifatnya menyebalkan).

Gambar: kover belakang komik Crayon jilid 10, 11, 12, dan 15 terbitan Rajawali Grafiti

Pada bagian belakang kover (dust jacket) komik Crayon terbitan Rajawali Grafiti ada ISBN lengkap untuk seluruh jilid dan satuan (per jilidnya), namun ketika saya coba cari di web pencari ISBN hasilnya tidak ada. Apakah ISBN yang mereka tampilkan ini palsu atau bagaimana saya belum mengerti. Jika ada yang bisa menjelaskan sila sampaikan di kolom komentar.

Sampai jumpa di pos selanjutnya! Terima kasih sudah membaca!

Tinggalkan komentar