Karangan Yuka Nakajima, diterbitkan pada tahun 2013 dengan bahasa Jepang oleh Shogakukan. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan di terbitkan oleh PT Gramedia (M&C) pada tahun 2014. Hanya ada satu buku selesai, tidak bersambung.
Aliran: romansa remaja, fantasi
Bercerita tentang boneka antik yang merindukan cinta manusia, bernama Emily. Dengan kekuasaan Dewa, Emily dianugerahi perasaan manusia. Untuk menjadi manusia seutuhnya, ia harus menemukan belahan jiwa yang mencintainya sebelum semua bunga mawar di halaman rumahnya layu. Jika tidak, Emily akan kembali menjadi boneka. Namun ketika Emily jatuh cinta pada Sora Kuon, anak laki-laki itu ternyata sama sekali tidak punya perasaan, seperti boneka.

Seperti itulah yang tertera pada sampul belakang manga Romantic Antique. Komik ini masih bagian dari hasil buruan saya saya ketika ada bazar di Gramedia. Berbeda dengan beberapa manga romansa yang saya baca sebelumnya, di sini saya lebih menikmati konsep ceritanya. Menurut saya itu ide yang berlian, boneka yang menjadi manusia dan jatuh cinta, jika cintanya berhasil dia akan menjadi manusia seutuhnya. Memang sederhana, tapi jalan ceritanya yang tidak mudah (tentu saja!). Tidak terlalu berat atau rumit karena berlatar remaja SMA. Tidak terlalu serius, tapi juga tidak terlalu mengada-ada meski pun efek shoujo-nya memang kuat (komik untuk remaja perempuan).

Bukan masalah, toh ini memang manga romansa, semua serba berbunga-bunga, serba debaran cinta, tersipu dan sebagainya. Justru itulah yang membuat komik ini berhasil. Kisah Emily mengejar cinta impiannya, Sora Kuon, sama sekali bukan karena dia ingin jadi manusia penuh lo. Tapi memang tulus sejak awal meski sikapnya tampak berlebihan, itu karena Emily awalnya adalah boneka, jadi perlu banyak membiasakan diri.

Emily ketika masih menjadi boneka adalah milik seseorang yang sangat sayang padanya, sering kali rasa kasih sayang dicurahkan padanya. Karena itu Emily tahu banyak hal mengenai cinta, termasuk ekspresi dan perasaan seseorang. Pemilik boneka itu kemudian beranjak dewasa dan menikah, jadilah Emily sendirian.
Perjuangan cinta Emily juga dibantu oleh teman masa kecil Sora Kuon. Kemudian ada gangguan serius dari seorang gadis sakit hati yang pernah ditolak mentah-mentah oleh Sora ketika menyatakan cinta. Selengkapnya silakan dibaca sendiri…

Ilustrasinya juga sangat bagus, bunga dan motif pada pakaian dibuat sangat detail. Penempatan efek sangat pas sehingga tidak menggangu pembaca, justru sangat mendukung emosi. Karakter, ekspresi dan panel juga baik sekali. Saya tertarik dengan balon kata yang unik, terutama pada ekornya. Itu sangat keren dan lucu (dalam arti baik). Komik ini saya rekomendasikan untuk komikus website (Webtoon dll) karena kuatnya hal-hal yang saya sampaikan di atas jika mengambil genre romansa remaja.
Sekian, terima kasih sudah membaca.
Sampai bertemu lagi.
